Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

headerphoto

Ornamen

Masjid An-Nuur, Padukan Tiga Seni 

 

Bentuknya mungil, namun ornamen dan aksesoris yang menghiasi Masjid An-Nuur ini penuh artistik. Tampilan masjid ini memadukan tiga seni berbeda dari Jawa, Timur Tengah dan Eropa, tak heran jika masjid ini eksotik.

Sebelum pengunjung singgah ke Masjid An-Nuur, pengunjung akan akan dihadapkan dengan sebuah tatanan taman indah di sekeliling pagar masjid. Pintu gerbang dengan tulisan melengkung bertulis Masjid An-Nuur memberikan kesan welcome bagi setiap pengunjung yang datang.

Setelah melewati gerbang, terlihat hamparan keramik plus batu granit yang ditata sedemikian rupa memberikan kesan lapang. Seluruh lantai halaman bertebaran keramik dan batu granit yang dipotong berukuran kecil.

Masjid An-Nuur memiliki satu menara setinggi 21meter. Bentuk ujung menara mirip topi orang Aceh. Dengan warna merah kebiruan memberikan warna yang anggun saat dipandang.

Menara dan kubah terbuat dari lempengan zeng alumunium pilihan. Proses pengecatan pun menggunakan cat open layaknya cat mobil yang memiliki ketahanan dari cuaca panas maupun hujan. 

Satu menara yang menjulang diimbangi dengan tiga kubah dengan warna yang sama. Kubah utama berdiameter empat meter, sedangkan dua kubah lainnya berdiameter dua meter.

Rancangan kubah yang ada di dalam masjid, bagian bawahnya terdapat hiasan dari kayu jati polos dengan bentuk menyerupai bunga mekar membentuk lingkaran kubah. Dinding kubah pun dihiasi dengan cendela-cendela kaca berpatri khas Eropa. Di tengah-tengah kubah terdapat lampu hias khas Eropa juga.

Masjid yang memiliki dua lantai ini, memiliki dua tiang bermotif kotak. Tiang dari beton ini sengaja dibalut dengan kayu jati berukiran ayat al-Qur’an dengan motif emas. Warna coklat khas dari jati dipadu warna emas menjadikan tiang terkesan natural.

Paduan kayu jati ini juga terlihat pada mihrab masjid. Depan mihrab seluruhnya menggunakan kayu jati pilihan yang telah diukir bermotif bunga dan ayat al-Qur’an. Selain itu dinding mihrab terbuat dari batu onix yang mampu tembus cahaya dipadu dengan gambar sebuah kubah masjid.

Ketika lampu dihidupkan, maka terlihat cahaya berwarna kuning dari batu onix. Cahaya ini berpadu dengan warna keemasan yang ada di langit-langit mihrab, mimbar yang terbuat dari kayu jati dan empat tiang dari batu marmer berwarna kekuningan. Paduan antara warna coklat kayu, keemasan ayat dan kekuningan dinding mihrab dan tiang menambah kegagahan mihrab.

Sementara itu langit-langit masjid hampir semuanya berwarna putih bermotif bunga-bunga dan segi delapan dengan warna keemasan. Lantai dan dinding masjid semuanya menggunakan batu granit dan batu marmer pilihan. 

Pintu masjid sebanyak tiga buah. Masing-masing dihiasi dengan kayu jati berukiran Asmaul Husna. Daun pintu juga terbuat dari kayu jati berrtuliskan beberapa Asmaul Husna. Sedangkan cendelanya terbuat dari ukiran patri kaca yang diimpor dari Italia.

Masjid ini memiliki luas tanah 1.000 meter. Sementara bangunannya berukuran 15x17 meter. Selain masjid, sisa dari tanah yang ada untuk Taman Pendidikan Al-Qur’an, arena olahraga Bola Basket, parkir mobil ambulan jenazah, dan sebagian taman.   

Masjid An-Nuur berlokasi di Perumahan Permata Timur, Kali Malang Jakarta Timur. Masjid ini memiliki beragam program untuk jamaah, di antaranya pengajian Dhuha, kajian-kajian, qiyamullail setiap bulan sekali, santunan anak yatim, dan lain sebagainya.

 

 

 

 

 

Video

JADWAL SHALAT

KALENDER HIJRIAH

Zulhijjah
28
Khamis
1435 HIJRIAH

KALENDER MASEHI

« Oct 2014 »
M S S R K J S
28 29 30 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31 1
2 3 4 5 6 7 8

Polling

Bagaimana Menurut Anda Web Ini ??

 

Login

Username
Password